Bapak Drs.H.Maskul Haji,M.Pd.I , Kakanwil DIY saat memberikan sambutan di Haflah Khatmil Qur'an dan Wisuda Santri Pondok Pesantren Wahid Hasyim, Yogyakarta

Bapak Drs.H.Maskul Haji,M.Pd.I , Kakanwil DIY saat memberikan sambutan di Haflah Khatmil Qur’an dan Wisuda Santri Pondok Pesantren Wahid Hasyim, Yogyakarta

Sleman (Humas Yogya Istimewa)—Al Quran adalah dasar utama untuk membentuk akhlak manusia. Hal ini menjadi pondasi kokoh untuk membangun bangsa yang penuh rahmat menuju baldatun thoyyibatun warobun ghofur. Alasan itulah yang melatari Pondok Pesantren Wahid Hasyim (WH) asuhan KH Jalal Suyuti untuk terusistiqomah melahirkan santriwan-santriwati yang menekuni agama terutama bidang tahfidz quran.

Untuk menegaskan hal tersebut, pesantren yang didirikan almaghfurlah KH Abdul Hadi Asy-Syafii ini menggelar Prosesi Haflah Khotmil Quran dan Wisuda Santri MI, MTs, MA, Madrasah Diniyah, dan Mahad Aly, Sabtu (31/5) malam di kompleks pesantren setempat Jalan KH Wahid Hasyim, Gaten, Condongcatur, Depok, Sleman. Sebanyak 222 siswa diwisuda dengan rincian 14 siswa MI, 58 MTs, 68 MA, 69 Madin, dan 13 Mahad Aly.

Sementara saat prosesi khotmil quran, sebanyak 239 santri khatam al Quran bin-nadri dan 25 santri khatam bil-ghoib 30 juz. Keseluruhan 241 santri tersebut diasuh oleh Nyai Hj. Nelly Halimah Jalal Suyuti.

Kakanwil Kemenag DIY Drs.H.Maskul Haji,M.Pd.I yang hadir didampingi Kasi Pondok Pesantren Bidang Pakis Kemenag DIYRohwan,S.Ag,MSi mengungkapkan, santri lulusan WH bisa menjadi teladan di tengah masyarakat. “Bagi wali santri, memiliki anak yang mampu mengkhatamkan dan hafal al Quran serta piawai berbahasa asing tentu membanggakan,” ujar Kakanwil usai menyimak dialog santri dengan Ustadz Muh. Khoeron yang menggunakan bahasa asing. Kakanwil berharap, santri WH tidak hanya cerdas berfikir, tapi juga istiqomah berdzikir. “Karena tantangan nyata adalah ketika kalian besok terjun langsung ke masyarakat yang notabene plural, heterogen, tidak homogen seperti di pesantren,” pesan pejabat kelahiran Pati, 27 Maret 1959 itu.

Selain itu, pihaknya menyampaikan apresiasi atas keberhasilan kelulusan MA WH yang mencapai 100 %. “Wahid Hasyim ikut menyumbang angka kelulusan MA yang hampir 100 % bulat dari keseluruhan 3.200-an siswa aliyah di DIY,” papar Maskul Haji yang disambut tepuk tangan meriah hadirin utamanya wali santri.

Sementara santri berprestasi dari jenjang MI adalah Halimatus Sa’diyah, Ahmad A’la (MTs), Nisa Usliatun Jannah (MA IPA), Siti Novitasari (MA IPS), Abdul Aziz (Madin Putra), Nasikhah (Madin Putri), dan Winarto S.Pd.I (Mahad Aly). [bap]

Sumber: http://yogyakarta.kemenag.go.id/index.php?a=berita&id=194723